Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us
Thursday, October 7, 2010

KUCINGKU SERING MENGARUK-GARUK TELINGA... KENAPA YA???

Posted by LOVES 4 CATs & DOGs



BISA JADI TELINGA KUCING SEDANG ADA TUNGAUNYA
KOK BISA???

Ear Mite / Tungau Telinga adalah sejenis kutu yang sering menyerang telinga kucing. Spesies tungau yang sering menyerang telinga kucing Otodectes cynotis, biasa hidup dipermukaan saluran telinga tetapi bisa juga ditemukan di bagian tubuh yang lain. Meskipun jarang, tungau ini dapat menyerang manusia dan menyebabkan rasa gatal.

Tungau telinga yang menyerang telinga kucing dalam jangka waktu lama (kronis) menyebabkan gangguan telinga yang serius. Ear mite bergerak dan hidup di dalam saluran telinga. Tungau ini hidup dengan memakan jaringan yang mati dan cairan seperti lilin yang dikeluarkan oleh telinga. Sehingga dapat menyebabkan iritasi dan berlanjut menjadi infeksi.

Iritasi dan infeksi tidak menyebabkan rusak gendang telinga, tetapi adanya infeksi sekunder yang disebabkan bakteri atau microorganosme lain yang dapat menyebabkan kerusakan selaput gendang telinga. Bila hal ini terjadi, infeksi telinga bagian tengah yang parah dapat juga terjadi. Akibatnya hewan kehilangan keseimbangan, disorentasi da gangguan syaraf lainnya.

Tanda-tanda kucing terserang ear mite
  • Menggoyang-goyangkan/ menggeleng-gelengkan kepala
  • Mencakar/ menggaruk telinga sehingga terlihat adanya luka atau kemerahan di sekitar telinga
  • Kotoran telinga berwarna coklat tua kehitaman, kering menyerupai serbuk kopi. Kadang-kadang terlihat kerak-kerak disekitar telinga bagian dala
  • Ditemukan adanya ear mite 
Darimana kucing tertular Ear mite???
Ear mite berpindah dari inang satu ke inang lain melalui kontak fisik. Ear mite berasal dari hewan /kucing lain yang hidup bersama kucing anda. Karena ear mite mudah sekali menular melalui kontak fisik, maka pengobatan ear mite harus dilakukan menyeluruh terhadap semua kucing yang hidup bersama dalam rumah anda.
Ear mite sangat menular di antara anjing dan kucing. ada beberapa spesies ear mite yang suka menyerang anjing tetapi juga bisa menyerang keduanya. anak kucing dapat tertular dari induknya.

Ear mite juga dapat menyerang kelinci, hamster, marmut, gerbil, musang, mencit, tikus, dan lain-lain. Meskipun kadang dapat menyebabkan sedikit rasa gatal pada kulit manusia, ear mite tidak menular dan menyebabkan penyakit pada manusia
Bahaya akibat ear mite. Ear mite dalam telinga sangat mengganggu, terasa gatal dan mengiritasi telinga. Lebih lanjut dapat terjadi infeksi. Infeksi telinga yang tidak segera ditangani dapat berlanjut menjadi berbagai penyakit serius, bahkan hilang kemampuan pendengaran. Ear mite juga kadang dapat hidup di bagian tubuh lain selain telinga dan menyebabkan penyakit kulit.
Manajemen Pengobatan. Saat ini berbagai obat injeksi dan obat tetes telinga untuk membasmi ear mite telah banyak tersedia. Obat injeksi (hanya di Dokter Hewan) , supaya siklus hidup tungau dapat dihentikan, pemberian obat-obatan injeksi ini harus diulang dua minggu kemudian.
Berbagai merk obat tetes telinga pembasmi ear mite dapat dibeli di petshop-petshop. Obat tetes ini harus terus menerus diberikan selama 2-4 minggu hingga semua ear mite terbasmi. Kekurangan obat tetes telinga adalah bila ear mite menyebar ke bagian tubuh lain, diperlukan obat lain untuk daerah tertentu tersebut.
Beberapa obat anti ektoparasit yang ditetesi di punggung/ pangkal leher juga dapat digunakan untuk membasmi ear mite. Contoh obat-obatan jenis ini adalah Revolution (mengandung selamectine), Frontline (mengandung tipronil). Tetap perlu diperhatikan waktu pemberian ulang obat-obatan tersebut agar siklus hidup ear mite dapat dihentikan.

Semua kucing atau hewan lain (seperti kelinci, marmut, hamster, musang) yang hidup bersama atau kontak fisikndengan kucing juga harus diobati. Supaya tidak terjadi infeksi ulang dari hewan lain dan ear mite dapat benar-benar tuntas.

Seluruh siklus/daur hidup tungau telinga Otodectes cynotis, mulai dari telur hingga dewasa memerlukan waktu sekitar 21 hari. Daur tersebut melalui beberapa tahap dan mangalami perubahan bentuk.

  • Tahap 1: Telur Setelah dewasa, tungau betina biasanya bertelur setiap hari. Rata-rata menghasilkan 5 butir telur. Telur-telur tersebut diletakkan di saluran telinga, setelah 4 hari telur tersebut menetas menjadi larva
  • Tahap 2: Larva Setelah menetas, larva tungau hidup dan makan selama 4 hari kemudian beristirahat selama 24 jam. Selama masa istirahat tersebut terjadi pergantian kulit (moulting) menuju tahap berikutnya.
  • Tahap 3: Nimpha Pada tahap ini bentuknya tungau sudah seperti bentuk dewasanya, terdiri dari dua fase yaitu protonimpha dan deutonimpha. Masing-masing fase nimpha makan selama 3-5 hari, istirahat kemudian moulting menuju tahap dewasa
  • Tahap 4: Tungau Dewasa Ukuran tungau dewasa skitar 0.4mm, berwarna putih-krem atau kecoklatan dan dapat dilihat oleh mata telanjang atau kaca pembesar. tungau telinga hidup dengan memakan sekresi telinga dan jaringan kulit saluran telinga yang mengelupas. Tungau dewasa dapat hidup dan mencapai umur 2 bulan 
Tidak seperti Demodex dan Scabies, tungau telinga tidak membuat lubang di tubuh induk semangnya. Dalam satu saluran telinga bisa terdapat ribuan tungau dan dapat menular melaui kontak langsung.

0 comments:

Post a Comment