Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us
Tuesday, October 26, 2010

MENGAPA HEWAN KESAYANGAN KITA HARUS VAKSIN??

Posted by LOVES 4 CATs & DOGs





Vaksinasi melindungi hewan dari berbagai penyakit penting yang dapat menular dan juga fatal. Bahkan untuk hewan yang terawat, resiko tersebut terjadi secara langsung melalui hewan lain, atau secara tidak langsung dari lingkungan.

Anakan lebih rentan terhadap penyakit. Vaksinasi dapat diberikan sejak umur 6 minggu kemudian di booster sesuai dengan rekomendasi dokter hewan.
Pemilik hewan yang bertanggung jawab akan membawa ke dokter hewan untuk mendapatkan vaksinasi secara rutin dan berkesinambungan sepanjang umur hewan kesayangannya.

Jika hewan anda terinfeksi penyakit, akan memerlukan pengobatan ke dokter hewan berulang-ulang, dan mungkin harus rawat inap. Tidak semua penyakit dapat disembuhkan. Cacat dan kematian dapat terjadi pada hewan kesayangan anda. Perlindungan paling tepat hanya dengan VAKSINASI

KAPAN VAKSINASI HARUS DILAKUKAN?
Anakan anjing dan kucing terlahir membawa antibodi dari induknya (Maternal Antibody) agar terlindungi dari berbagai penyakit. Sayangnya hanya bersifat sementara saja, dengan bertambahnya usia maternal antibody akan menurun. Puncaknya pada umur 6 minggu, pada saat inilah anjing atau kucing akan merespon vaksin dengan baik karena maternal antibody telah terkurang drastis.

Kenapa vaksinasi tidak dilakukan sebelum umur 6 minggu saja, sebelum maternal antibody habis? Karena maternal antibody ini bisa menetralkan vaksin. Jadi kerja dari vaksin tidak maksimal seperti yang diharapkan. 1 bulan kemudian vaksinasi harus diulang (Booster), selanjutnya secara rutin dilakukan setiap tahun. Hewan yang akan divaksinasi harus dalam kondisi sehat.

Vaksin apa saja yang diberikan pada hewan kesayangan?
ANJING
    • Parvo virus    : Virus ini mudah menular dan fatal, menyebabkan diare berdarah dan muntah
    • Distemper     : Virus sangat menular dan fatal. Mempunyai 4 macam gejala: pencernaan, pernafasan, kulit dan syaraf. Umumnya anjing yang bertahan memiliki kerusakan syaraf
    • Hepatitis       : Virus mudah menular, terutama pada anjing muda. Menyerang hati, menyebabkan muntah dan kekuningan
    • Coronavirus  : Virus menular, menyebabkan diare ringan. Biasanya bersamaan dengan virus parvo. Sehingga dapat berakibat diare berdarah yang menimbulkan kematian
    • Leptospirosis: Penyakit ini menyerang fungsi hati dan ginjal. 50% kasus fatal. Dapat menular pada manusia
KUCING
    • Feline Respiratory Tract Infection (Rhinotracheitis dan Calicivirus) Virus menular, menyebabkan gangguan saluran pernafasan atas, bersin, pilek dan muntah. Dapat menimbulakan kematian
    • Feline Panleukopenia, Virus mudah menular dan menyebabkan diare, muntah, dehidrasi hingga kematian
Vaksinasi yang juga harus diberikan pada hewan kesayangan adalah Rabies. Apalagi bila akan dibawa keluar kota antar provinsi atau pulau di Indonesia maupun keluar negeri
    • Rabies : Penyakit menyerang syaraf pada berbagai mamalia, dan menimbulkan kematian. Dapat menular pada manusia melalui gigitan hewan yang terinfeksi dan bersifat fatal

Apa yang dilakukan setelah hewan vaksinasi?
Setelah vaksinasi hewan kesayangan anda perlu mendapatkan perhatian dan pengawasan, karena setiap individu hewan menunjukan reaksi yang beda=beda pasca vaksin. Ada yang mengalami lethargic (demam), lebih malas dari biasanya dan berkurang nafsu makan selama 1-2 hari. Ada juga yang tidak mengalami perubahan sama sekali. Maka dari itu disarankan hewan yang baru vaksinasi tidak boleh dimandikan, untuk meminimalkan efek dari vaksinasi. Sebaiknya disediakan makan dan minum serta area yang hangat dan nyaman, untuk mempercepat pemulihan kondisi kembali normal. Bila tampak gejala lebih parah segera menghubungi dokter hewan anda.

1 comments:

LOVES 4 CATs & DOGs said...
This comment has been removed by the author.

Post a Comment